Antara Khayalan Dan kenyataan Dalam Hidup Menuju Kehidupan

Rabu, 13 Juni 2012

YANG TERHINA


Goresan demi goresan tinta yang ku lukiskan


Di tengah suram dan heningnya malam


Kata demi kata aku tuangkan


Menjawab hati yang sedang kelam

Aku kini binatang hina


Yang terbuang dan tersiksa


Aku kini binatang haram


Yang menangis sepanjang malam

Tiada sinar yang menyentuhku


Tiada angin yang menerpaku


Ku terbuai dosa segunung


Ku menangis tiada bersenandug

Hari esok tiada tiba


Menyambutku dengan gembira


Hari esok pastilah tiba


Menyambutku dengan sengsara

Tuhan....


Dunia tertawa melihatku


Dunia tiada puas menyiksaku


Tuhan....


Dunia gelap bagiku


Dunia kelam untukku


Tuhan.... Ma'afkan aku...!!!
posted by Mhyron Thapshec at 09.36 0 comments

Arti Cinta Yang Terpendam


Cinta …..
Dapatkah hati mentafsir mimpi
Berlari-lari mengejar memori
Mengikat kasih jalinan suci
Membakar jiwa yang penuh arti
Cinta..
Mimpi hanya mainan malam berlalu pergi
Tatkala fajar menghulur realitas
 Menghurai makna di kamar hati
Menemani diri menangisi sepi
Cinta..
Ikatan cinta yang sekian lama
Kian pudar di makan usia
Dingin kasihmu jelas nyata
Diriku sandaran dikala duka
Lantaran dirimu bermain kata
Menjemput diriku 
Merangkak ke dunia nyata
Mengenal istilah sebuah cinta yang terpendam
Cinta..
Suara hati memaksa diriku
Merantai jiwa yang penuh sangsi
Membangun sepi di tembok hati
Mendekapi rindu mengalun puisi
Mengungkap setia di jendela janji
Sebuah kepastian cinta harus diukir
 Arti cinta yang terpendam…..
posted by Mhyron Thapshec at 08.55 0 comments

Rabu, 23 Mei 2012

Tujuh



Aku pikir rasa itu semacam serangga
Lalu lalang mengganggu
Berkerumun
Lalu bubar

Karena cinta kalau kandas sudah seperti larung
Duka yang panjang selama sekian purnama
Tergantung luka yang ditikam seberapa dalam
Pulih hanya karena masa atau cinta lain hadir

Lekuk mata kita mulai melemah
Itu karena aku ”lihat” kamu
Aku harap kamu bisa ”lihat” aku
Dan menyimak aku dengan semua ingatan yang lembap ini

Aku pikir ini bukan pikiran maksiat
Jadi sebaiknya jangan kita laknat
Kamu indah seperti manikam
Kerap kali membuatku kagum hingga larut malam

Beri aku dirimu
Mau kau mulai dari keping yang sebelah mana
Akan aku terima dengan tenang atau dengan hati yang sendu

Beri aku dirimu
Mau kau mulai dari bagian pikiran yang sebelah mana
Akan aku simak dengan penuh kesadaran atau kendali

Cobalah untuk belajar percaya
Ijinkan aku masuk dan mengintip
Ke sisi lain dirimu
Dan secara perlahan duduk disana dan memelukmu dari dalam

Aku begini karena aku sadar
Aku begini karena aku paham
Aku merasa banyak hal ke kamu
Mulailah menepi dan diamlah disana
posted by Mhyron Thapshec at 11.05 0 comments

Selasa, 22 Mei 2012

Jeritan Hati Tentang Cinta

Lama ku terdiam, merenung, memikirkan….
Soal kisah ini…
Kisah yang entah dari mana aku harus mulai….
Kisah yang entah dari mana harus aku ungkapkan….
Kisah yang memang harus aku akui sejak memandang dan mengenalmu….
Lama ku sadari, ku terjaga….
Soal perasaan ini….
Perasaan yang kupendam….
Perasaan yang membuat aku terus berusaha…
Perasaan yang membuat aku terus tersiksa….
Perasaan yang membuat aku terus takut untuk ungkapkan….
Perasaan yang membuat aku takut kau tersakiti….
Perasaan yang membuat aku tak bisa mengerti dan pahami…
Perasaan yang memang harus aku akui sejak aku merasa nyaman…
Lama ku berpikir dan memutuskan…
Berpikir dan memutuskan rasa ini….
Rasa yang terus membuat aku untuk tetap semangat…
Rasa yang terus membuat aku bimbang…
Rasa yang terus membuat aku sadar….
Rasa yang terus harus aku padamkan….
Rasa yang memang harus aku akui sejak kekuatan itu ada…
Lama ku bertanya tentang cinta….
Cinta yang kadang fatamorgana kurasakan…
Cinta yang kadang membuat aku skeptis…
Cinta yang kadang membuat aku pesimis….
Cinta yang kadang aku pahami dengan nafsu…
Cinta yang kadang melumpuhkan aku….
Ah tahu apa aku tentang cinta…
Mungkin aku hanyalah seorang pecundang cinta…
Namun harus aku akui……….
Entah apa yang terjadi dalam diriku……
Kekuatan yang Mengubah jalan pikiranku…..
Kekuatan yang Mengubah jalan hidupku…..
Kekuatan yang Mengubah sikap dalam diriku…..
Perubahan yang sangat berarti bagiku…..
Yang harus aku akui ini semua adalah kekuatan Yang terselubung…
Aku tak ingin salah menafsirkan kekuatan
Yang terus bersemanyam dalam jiwa dan ruh ini….
Karena aku takut kehilangan dirimu….
Dan aku sangat takut untuk menambah luka-luka dalam dirimu…
Dan aku tak ingin menambah daftar-daftar orang brengsek dalam memorimu…..
Karena Aku sangat sayang padamu………..
Biarlah kisah, perasaan, rasa ini pergi jauh…
Datang dan pergi begitu saja….
Dan cukup aku patri dan lukiskan dalam HATI KU……

posted by Mhyron Thapshec at 09.26 0 comments

Senin, 21 Mei 2012

Kecewa….


Kecewa….

Pecah berserak luluh hati mengadu

Tak tertahan ingin luap meronta

Benamkan perih rasa terpatri kecewa

Kadang resah harapku terpendam amarah
 Tinggalkan hilang terjang lara
 Hanyut hingga terbawa
Menepi di perasingan dan tak berarti lagi



Terus berulang tak hanya itu
Lebih dari ketidakpedulianmu
Berpaling bahkan pergi habis kau lukai
Seakan tak bersalah cobalah kau adili dirimu sendiri



Dan tak akan mampu kau mau mengerti
Terkecuali maaf yang berkali sering kau ucap
Bukan berarti dapat mengobati luka kau toreh
Bahkan merapuhkan hampir berhenti denyut nadi



posted by Mhyron Thapshec at 11.34 0 comments

KECEWA KARENA CINTA


KECEWA KARENA CINTA

Terkadang Masa lalu menjadi sebuah kenangan

Terkadang sebuah kenangan menjadi penantian


Entahlah..entahlah…


Dalam hatiku berkecamuk rasa tak menentu


Dicintai salah…mencintaipun juga salah


Terkadang ingin bebas lepas terhempas


Dimana tidak ada penderitaan


Bebas berlari tertawa dan bernyanyi sesuka hati


Tapi duniaku penuh dengan penyesalan…


Tetesan air mata dan misteri akan kekejaman


Tempat dimana bertemu dengan orang tercinta


Dia meninggalkanku dengan dendam yang terpendam


Ada rahasia dibalik kehidupannya yang tak pernah kutahu


Perlahan diriku menyadari akan sebuah kemunafikan


Oh,,Tuhann sungguh kecewa diriku…


Kecewa…kecewa… akan cinta…
posted by Mhyron Thapshec at 11.31 0 comments

Cinta Terhapus Hujan


Bila memang kau ada untukku,
mengapa angin berlalu bisu?
Rinduku membelenggu hati,
bebaskan aku dari hukuman mati ini!
Sayap-sayap jiwaku mengelana bebas,
haturkan tanya pada setiap risau;
kemana kau cinta?
Bila memang kau ada untukku,
mengapa hati teriris perih?
Penjaga takdir diam di sudut hari,
tak membuka mata meski bintang terus mengiba.
Mimpiku tercabik nyata,
tak lagi berdaya hadirkan wajahmu.
Cintaku terhapus hujan,
tinggalkan biru pada langit yang bergetar.
posted by Mhyron Thapshec at 11.30 0 comments